Berlangganan

Harga Minyak Dunia Jatuh Lagi


Harga Minyak Dunia
Harga minyak mentah berjangka jatuh di transaksi bursa komoditas New York semalam setelah data menunjukkan melonjaknya pasokan minyak Amerika Serikat dan pejabat Prancis serta beberapa negara lainnya akan mempertimbangkan pelepasan cadangan minyak strategisnya.

Harga minyak untuk kontrak bulan Mei jatuh US$ 1,92 (1,79 persen) menjadi US$ 105,41 per barel. Di pasar elektronik Asia pagi ini, harga minyak kembali melemah 0,11 (0,1 persen) menjadi US$ 105,3 per barel.

Badan Informasi Energi AS (EIA) melaporkan cadangan minyaknya melonjak 7,1 juta barel dalam pekan yang berakhir 23 Maret lalu. Angka ini melampaui perkiraan analis sebanyak 2,7 juta barel yang disurvei oleh Platts.

Selain data EIA, dua perkembangan lain yang mendorong investor melepas minyak mentah adalah kemungkinan beberapa negara dapat melepas cadangan minyak dan berita Iran mungkin akan mengadakan pembicaraan dengan dunia internasional mengenai program nuklirnya.

Juru bicara pemerintah menteri anggaran Prancis, Valerie Pecresse, mengatakan Prancis bersama AS dan Inggris telah berkonsultasi dengan badan energi internasional untuk cadangan minyaknya demi meredam lonjakan harga minyak.

Jika kita melihat berita dari pelepasan cadangan minyak, bukan hanya AS, tetapi Prancis dan Inggris, maka potensi penurunan harga minyak bisa lebih dalam lagi turun ke depan,” kata Tariq Zahir dari Tyche Capiral Advisor LLC.

Secara terpisah, Wall Street Journal mengutip seorang diplomat senior Eropa, Selasa lalu, mengatakan bahwa Iran akan bertemu pada tanggal 14 April di Istanbul dengan lima anggota permanen keamanan PBB ditambah Jerman untuk membicarakan program nuklirnya.

Kekhawatiran tentang konfrontasi antara Iran dan negara Barat telah mendorong kenaikan harga minyak dalam beberapa hari terakhir.

“Komentar pejabat Prancis memulai aksi jual minyak berjangka,” kata Bill O’Neill, pelaku pasar berjangka dari Logic Advisors di New Jersey. Berita Iran kemungkinan akan kembali ke meja perundingan untuk memberi kontribusi penurunan harga minyak mentah.

Sementara itu, persediaan bensin AS turun 3,5 juta barel hingga 23 Maret lalu, sedangkan cadangan untuk minyak pemanas turun 700 ribu barel.

Harga bensin berjangka untuk kontrak bulan April turun 1 persen menjadi US$ 3,4 per galon, sedangkan harga minyak pemanas untuk kontrak yang sama juga melemah 1 persen menjadi US$ 3,21 per galon yang berakhir kemarin.

Harga gas alam untuk antaran bulan April turun 2 sen menjadi US$ 2,19 per juta mBtu, level terendahnya dalam satu dekade terakhir. Turunnya harga gas ini karena meningkatnya pasokan dan rendahnya permintaan